Tx

Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 April 2011

Final Fantasy VII: Advent Children Complete


Resensi
Dua tahun setelah kejadian Final Fantasy VII, penyakit yang disebut Geostigma menyebar di seluruh planet. Penyakit ini dipercaya disebabkan oleh material asing yang menyerang tubuh, akibat kejadian di Final Fantasy VII dua tahun lalu. Merasa bersalah dan dihantui masa lalunya, ex-SOLDIER Cloud Strife memilih hidup sendiri, jauh dari teman-temannya sambil bekerja di "Strife Delivery Service", yang bermarkas di lokasi bar Tifa Lockheart, Seven Heaven. Seven Heaven juga merawat anak-anak yang terkena Geostigma. Disini, Tifa tinggal bersama Marlene anak angkat Barret dan juga Denzel (salah satu anak yang terkena Geostigma), sedangkan Barret mencari energi alternatif untuk menggantikan energi Mako. Suatu hari, Cloud mendapat panggilan telepon dari Shira Company, presiden Shinra Company ingin agar Cloud melindunginya dari tiga pria misterius, salah satu diantaranya bernama Kadaj, mereka sedang mencari "Ibu", dan mereka percaya kalau Cloud mengetahui dimana mereka dapat menemukanya. Siapa sebenarnya ketiga orang tersebut? Apa yang dimaksud dengan "Ibu"? Apa ada hubunganya dengan kebangkitan Sephiroth?

Film ini sebenarnya adalah versi lengkap (complete) dari FFVII: Advent Children, karena ada beberapa tambahan adegan yang tidak ada di FFVII:AC dan juga kualitas grafisnya yang ditingkatkan. Jadi jangan lewatkan film ini.

By I-Prat Ngalam
Download Film ini:
http://www35.indowebster.com/84faae0d9d408d6fc8156cff52802270.mp4

Rabu, 05 Januari 2011

10 Film Terbaru 2011....Wajib ditonton!!!

Memasuki tahun 2011, setelah menyampirkan harapan tinggi-tinggi pada resolusi yang akan kita capai di Tahun Kelinci ini, ada baiknya kita simak beberapa film-film spektakuler Hollywood yang “layak tonton” dan pantas masuk dalam rekomendasi sepanjang tahun 2011. Banyak diantaranya merupakan sekuel atau prekuel film sukses sebelumnya. Ini dia 10 film pilihan terbatas yang masuk dalam daftar film prioritas yang akan saya tonton tahun ini (moga-moga selera saya selaras pula dengan selera anda):

Green Hornet (Januari 2011) :

Seth Rogen (Knocked Up, Pinneaple Express) berperan sebagai Britt Reid pahlawan bertopeng Green Hornet dalam film yang diarahkan oleh sutradara Michael Gondry ini. Britt adalah putra seorang pemilik surat kabar dan dalam aksinya ia ditemani oleh karyawan ayahnya, Kato (peran ini pernah dimainkan pula oleh alm. Bruce Lee) yang diperankan oleh artis Korea, Jay Chou. Dikisahkan dalam film yang diangkat dari serial Radio ciptaan George W Trendle berjudul sama dan akan rilis pertengahan Januari ini, Sejak kematian ayahnya yang misterius, Britt Reid,anak pemilik surat kabar terkenal di Los Angeles yang dulunya adalah pemuda yang senang berhura-hura akhirnya menyadari bisa berbuat sesuatu yang bermakna untuk hidup. Ditemani oleh Kato mereka berkeliling kota membasmi kejahatan dengan mengendarai The Black Beauty, mobil ciptaan Kato yang canggih dan tak mudah dihancurkan. Film ini dimeriahkan pula oleh Cameron Diaz, yang berperan sebagai Lenore Chase (sekretaris Britt)
“X-Men : First Class mengisahkan awal mula epik X-Men yakni mengangkat masa muda Charles Xavier dan Erik Magnus Lensherr ”


Fast and Furious V (April 2011) :

Vin Diesel dan Paul Walker akan kembali beraksi dalam film kebut-kebutan mobil dengan adegan-adegan berbahaya memacu adrenalin yang disutradarai oleh Justin Lin dan skenarionya ditulis oleh Chris Morgan ini. Petualangan Dominic Toretto dan Brian O’Conner yang melarikan diri dari petugas hukum akan menjadi daya tarik film yang akan dirilis pada akhir April 2011 ini.

Kungfu Panda II (Mei 2011) :

Sekuel Kungfu Panda ini dipastikan akan menarik banyak penonton untuk menyaksikannya di bioskop. Po (suaranya diisi oleh Jack Black) Sang pendekar Panda menghadapi Lord Shen (Gary Oldman) yang memiliki sebuah senjata rahasia yang sangat berbahaya. Lord Shen terobsesi untuk menguasai seluruh negeri dan berencana menghancurkan ilmu bela diri Kung Fu. Po mendapat bantuan dari The SoothSayer (Michelle Yeoh), Master Skunkman (James Woods), Master Croc (Jean-Claude Van Damme), dan Master Thundering Rhino oleh (Victor Garber) . Aksi-aksi seru dan lucu PO bersama kawan-kawannya menggagalkan rencana jahat Lord Shen itu ditampilkan secara ciamik dalam film ini.

Pirates of Caribbean : On the Strangers Tide (Mei 2011)

Kapten Jack Sparrow (Johny Deep) berpetualang bersama Angelica (Penelope Cruzz) mencari mata air kehidupan yang konon tidak membuat seseorang bertambah tua sedikitpun. Masalah kian runyam ketika Jack menyadari bahwa Angelica tak lain adalah putri dari bajak laut Blackbeard (Ian McShane), musuh besar Jack Sparrow. Tapi perjalanan sudah dimulai dan Jack tak akan mengurungkan niatnya sedikitpun untuk melaksanakan niatnya.

X-Men : First Class (Juni 2011) :
Penggemar Wolverine (diperankan oleh Hugh Jackman) mesti bersiap-siap kecewa dalam film yang merupakan prekuel dari film-film X-Men sebelumnya karena tokoh tersebut tidak muncul dalam film ini. X-Men : First Class memang mengisahkan awal mula epik X-Men yakni mengangkat masa muda Charles Xavier dan Erik Magnus Lensherr sebelum didirikannya Xavier School For Gifted Youngster . School of Mutant Resources mereka dirikan seusai menamatkan sekolah di Oxford untuk meneliti dan mempelajari fenomena baru yang terjadi pada manusia yaitu "homo superior", yaitu manusia jenis mutan yg memiliki gen X. Siswa yang belajar di sekolah khusus itu awalnya adalah Jean Grey, Scott Summers, Hank McCoy, Ororo Munroe, Raven Darkholme, Mortimer Toynbee dan Emma Frost. Perbedaan pemahaman dan idealisme membuat kedua sahabat ini menuai konflik hingga akhirnya justru menjadi seteru yang saling menghancurkan.

Harry Potter and The Deathly Hallows, Part 2 (Juli 2011) :
Ini adalah film yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar Harry Potter sebagai edisi pamungkas rangkaian film Harry Potter sebelumnya, setelah sebelumnya mengikuti episode pertama menjelang akhir tahun 2010. Film ini masih tetap diperankan oleh Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint.

Transformers 3 : Dark Of The Moon (Juli 2011) :
Dua serial film Transformers sebelumnya berhasil menuai sukses besar dan pada episode ketiga ini para penggemar Megan Fox harus siap-siap kecewa karena artis sexy yang pada 2 episode sebelumnya berperan sebagai Mikaela Banes, kekasih sang tokoh utama, Sam Witwicky, tidak terlibat dalam Transformer 3. Meski tanpa Megan Fox lagi, film ini kembali akan menggelar aksi-aksi spektakuler dan efek sinematografi canggih lebih dashyat dari 2 film sebelumnya. Jadi bersiaplah saksikan kehebatan robot Optimus Prime, Bumble Bee, Iron Hide, Ratchet, Sides Wipes,Megatron, Starscream, dan Soundwave berjibaku dalam film ini.

Captain America : The First Avenger (Agustus 2011)


Chris Evans pemeran manusia api dalam film “Fantastic Four” akan berperan sebagai Steve Rogers alias Captain America. Kisah ini menampilkan setting tahun 1940-an dimana Steve Rogers – seorang prajurit yang tidak bisa turun ke medan perang untuk melawan Nazi karena fisiknya dianggap tidak layak—diminta untuk menjalani sebuah program rahasia militer yang dapat mengubah dirinya menjadi manusia super.

Spy Kids 4: All The Time in the World (Agustus 2011)
Jessica Alba akan berperan sebagai Marissa Cortez Wilson (Jessica Alba) mantan agen rahasia yang menikah dengan reporter televisi pemburu agen mata-mata terkenal Wilbur (Joel McHale) dan ibu tiri dari dua anak kembar yang sangat cerdas Rebecca (Rowan Blanchard) dan Cecil (Mason Cook) dalam film Spy Kids 4 yang disutradarai oleh Robert Rodriguez. Jeremy Piven yang berperan sebagai tokoh antagonis dalam film ini mengancam akan mengambil alih bumi dan menghentikan waktu. Marissa dipanggil oleh Markas Besar OSS untuk mencegah aksi kejahatan tersebut dengan didampingi oleh Carmen (Alexa Vega) dan adiknya Juni Cortez (Daryl Sabara), anggota Spy Kids yang sudah beranjak remaja.

Mission Impossible 4: Ghost Protocol (Desember 2011) :
Aktor tampan Tom Cruise kembali akan membintangi film kolosal Mission Impossible IV berjudul “Ghost Protocol” yang rencananya akan ditayangkan perdana oleh Paramount Pictures 6 Desember 2011. Pada film yang gambarnya diambil di Dubai, Praha dan Canada ini, Tom akan didampingi oleh artis pendukung seperti Aktor Jeremy Renner dan aktris Paula Patton.
Sumber: http://id.omg.yahoo.com/blogs/10-film-hollywood-spektakuler-2011-amril_taufik_gobel-8.html

Selasa, 14 Desember 2010

Harry Potter and the Deathly Hallows


 Ringkasan Cerita

Harry Potter memasuki umur 17 tahun di mana ia mencapai umur kedewasaan secara dunia sihir. Sebelum berumur 17 tahun, Harry masih terlindung dari Voldemort selama ia tinggal di rumah keluarga Dursley yang memiliki pertalian darah dengannya. Dengan memasuki umur kedewasaannya, mantera itu akan terangkat dengan sendirinya dan mengharuskan Harry untuk melindungi dirinya sendiri.
Atas informasi dari Severus Snape, Lord Voldemort dan para pengikutnya mengetahui informasi mengenai akan terangkatnya mantera perlindungan ini dan berencana untuk menyergap Harry ketika ia akan meninggalkan rumah keluarga Dursley. Voldemort juga sedang mencari tongkat sihir baru yang dapat mengatasi tongkat sihir Harry. Sesaat sebelum mantera perlindungan Harry berakhir, keluarga Dursley diamankan ke tempat yang dirahasiakan, dan beberapa anggota Orde Phoenix tiba untuk mengawal Harry ke tempat yang aman. Enam orang menyamar sebagai Harry, tapi Harry yang asli ketahuan dalam perjalanan dan diserang oleh Voldemort dan para Pelahap Mautnya. Harry berhasil melarikan diri ke rumah keluarga Weasley, the Burrow, tapi Hedwig dan Mad-Eye Moody terbunuh dalam pertempuran.
Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir Rufus Scrimgeour tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Deluminator untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan/menyalakan cahaya); buku cerita anak-anak penyihir untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan Snitch pertama yang ditangkap Harry dalam pertandingan QuidditchSnitch itu muncul sebuah petunjuk yang ditulis oleh Dumbledore: "Aku membuka pada penutup" (bahasa Inggris: "I open at the close"). Walaupun ketiganya belum dapat mengetahui mengapa Dumbledore meninggalkan masing-masing mereka benda-benda tersebut, mereka mempercayai bahwa benda-benda itu dimaksudkan entah bagaimana untuk membantu mereka menemukan [horcrux]-horcrux Voldemort. pertamanya. Namun demikian, pedang Gryffindor ditahan oleh Menteri Sihir, karena kementerian berpendapat bahwa pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Belakangan, dari

Dalam resepsi pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, Patronus dari Kingsley Shacklebolt muncul dengan peringatan bahwa Kementerian Sihir telah jatuh dan para Pelahap Maut sedang mendatangi mereka. Harry, Ron, dan Hermione melarikan diri dengan berdisapparate, dan akhirnya berlindung di markas besar Orde Phoenix yang telah ditinggalkan di Grimmauld Place nomor dua belas, rumah yang diwarisi Harry dari Sirius Black. Di rumah ini, Harry mendapati bahwa ternyata adik Sirius, Regulus yang tewas oleh Voldemort, memiliki nama Regulus Arcturus Black yang berinisial sama dengan "R.A.B." yakni orang yang mengambil Horcrux liontin Salazar Slytherin dari gua pinggir laut yang tersembunyi.[HP6] Hermione teringat pernah melihat sebuah liontin di antara barang-barang milik Kreacher, peri rumah di tempat itu. Kreacher merujuk Mundungus Fletcher yang mengakui telah mencuri liontin itu dari si peri rumah dan menggunakannya untuk menyogok Dolores Umbridge. Yakin bahwa liontin itu salah satu Horcrux yang sedang mereka cari, ketiganya memasuki Kementerian Sihir menggunakan samaran Ramuan Polijus. Mereka berhasil mengambil liontin itu dari leher Umbridge tanpa disadarinya, tapi tempat persembunyian mereka di Grimmauld Place berhasil diketahui musuh.
Ketiga sahabat itu melarikan diri. Mereka tidak berhasil membuka apalagi menghancurkan liontin itu, dan bergantian memakai liontin itu untuk menjaganya. Mereka juga berhasil mengetahui bahwa pedang "warisan Dumbledore" yang ditahan oleh kementerian sebenarnya adalah pedang tiruan; dan bahwa pedang Gryffindor yang aslilah yang dapat menghancurkan Horcrux-Horcrux itu. Harry hendak mencari pedang itu, tapi Ron, yang khawatir akan keamanan keluarga dan kecewa karena ternyata Harry tidak memiliki rencana apa pun dari Dumbledore, meninggalkan Harry dan Hermione. Keduanya kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari pedang itu. Di sana, mereka disergap oleh Voldemort dan Nagini. Ketika mereka berhasil melarikan diri, Hermione tanpa sengaja mematahkan tongkat sihir Harry.
Di Hutan Dean, Harry melihat sebuah Patronus berbentuk Rusa betina di dekat tempat mereka berkemah. Patronus itu membawanya ke sebuah kolam es berisikan pedang Gryffindor. Ketika Harry berusaha untuk menyelam ke dalam kolam es untuk mengambil pedang tersebut, Horcrux liontin yang dikenakannya tiba-tiba mengetat dan berusaha mencekik lehernya. Ron, yang menggunakan Deluminator untuk mencari Harry dan Hermione, tiba dan berhasil menyelamatkan Harry dari tenggelam di kolam itu, mengambil pedang, dan kemudian berhasil menghancurkan liontin itu. Ron memperingatkan Harry dan Hermione bahwa nama Voldemort sekarang telah menjadi dimanterai Tabu - sehingga orang yang berani menyebut nama itu akan menyebabkan tempatnya bersembunyi akan tersingkap..
Ketiga sahabat pergi mengunjungi Xenophilius Lovegood, ayah Luna, untuk menanyakan mengenai simbol yang pernah mereka lihat dari tato Xenophilius dan simbol yang sama dengan simbol yang ada di buku anak-anak milik Hermione. Lovegood menyatakan bahwa simbol itu adalah simbol dari Relikui Kematian (the Deathly Hallows), tiga benda legendaris yang dapat menaklukkan kematian: Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Sorcerer Stone), dan Jubah Gaib. Ketika ditekan mengenai keberadaan Luna, Lovegood mengakui bahwa para Pelahap Maut telah menculik putrinya; dan bahwa ia juga telah memberitahu Kementerian Sihir (yang telah dikontrol oleh para Pelahap Maut) mengenai keberadaan ketiganya; namun mereka berhasil melarikan diri.
Beberapa pemburu harta karun menangkap ketiganya di perkemahan mereka setelah Harry secara ceroboh menyebut nama Voldemort. Mereka dipenjarakan di rumah keluarga Malfoy, bersama-sama dengan Luna Lovegood, Dean Thomas, Ollivander si pembuat tongkat sihir, dan goblin Griphook. Ketika menemukan pedang Gryffindor di antara milik mereka, Bellatrix Lestrange mencurigai bahwa mereka telah mencuri masuk ke tempat penyimpanan miliknya di Bank Gringott. Bellatrix menyiksa Hermione untuk mendapatkan informasi. Dobby berapparate ke penjara bawah tanah tempat mereka semua disekap dan menyelamatkan mereka. Petter Pettigrew turun ke bawah tanah untuk menyelidiki kegaduhan dan mencekik Harry, yang mengingatkan bahwa Pettigrew berhutang nyawa kepadanya.[HP3] Cengkeraman Pettigrew melemah, tangan peraknya terlepas dan mencekik tuannya sendiri sampai mati sebagai balasan hutang nyawa itu. Harry dan Ron berlarian menaiki tangga untuk menyelamatkan Hermione. Ron melucuti Bellatrix sementara Harry mengalahkan dan mengambil tongkat sihir Draco. Dobby muncul kembali dan mereka berempat berapparate ke rumah Bill dan Fleur Weasley. Sesaat sebelum mereka menghilang, Bellatrix melemparkan pisau dan secara fatal menembus tubuh Dobby.

Di kediaman Bill, Ollivander membenarkan akan keberadaan Tongkat Elder itu. Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah tongkat sihir dapat memilih untuk berganti ke tuan yang baru jika pemiliknya dikalahkan atau dilucuti. Tindakan Bellatrix meyakinkan ketiga sahabat itu bahwa ada Horcrux lain yang disembunyikan di lemari besi Lestrange. Dengan bantuan Griphook, mereka memasuki Gringotts dan berhasil mengambil Horcrux yang lainnya, Piala Helga Hufflepuff. Griphook mencuri pedang Gryffindor, karena menganggap bahwa pedang itu sesungguhnya adalah milik kaum Goblin, dan ketiga sahabat berhasil melarikan Horcrux Piala itu. Dengan kejadian ini, Voldemort, yang berhasil mencuri Tongkat Elder dari makam Dumbledore, menyadari sepenuhnya bahwa Harry Potter dan sahabat-sahabatnya sedang mencari dan menghancurkan Horcrux-Horcruxnya. Secara tidak sengaja, pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort yang mengungkapkan bahwa ada satu lagi Horcrux yang disembunyikan di Hogwarts. Harry segera menyadari bahwa Horcrux di Hogwarts ini adalah Mahkota Rowena Ravenclaw.

Di Hogsmeade, Aberforth Dumbledore membantu Harry, Ron, dan Hermione untuk menyelinap masuk ke Hogwarts. Harry memperingatkan para staf pengajar Hogwarts bahwa Voldemort akan segera datang menyerbu. Orde Phoenix, Laskar Dombledore, para pelajar, dan banyak alumni Hogwarts tiba di sana ketika para pengikut Voldemort tiba menyerang. Pertempuran ini memakan banyak korban, di antaranya adalah Fred Weasley, Remus Lupin, Nymphadora Tonks, dan Colin Creevey. Sementara Harry mencari Horcrux Mahkota itu, Ron dan Hermione memasuki Kamar Rahasia untuk mengambil taring ular Basilisk yang dahulu dibunuh oleh Harry.[HP2] Hermione menggunakan taring itu untuk menghancurkan Horcrux Piala Hufflepuff. Dalam pencarian itu, Harry kemudian teringat bahwa ia pernah melihat Mahkota itu di Kamar Kebutuhan. Di kamar itu, ketiganya diserang oleh Malfoy, Crabbe, dan Goyle. Crabbe mempergunakan mantera Fiendfyre yang sangat kuat yang malah membunuh dirinya sendiri dan juga menghancurkan mahkota itu.
Pikiran Harry terhubung dengan pikiran Voldemort kembali, dan ketiganya segera pergi ke Shrieking Shack. Mereka mendengar Voldemort memberitahu Snape bahwa Tongkat Elder tidak dapat digunakannya dengan baik dikarenakan Snape telah menjadi tuan atas Tongkat itu setelah Snape membunuh pemilik Tongkat itu sebelumnya, Albus Dumbledore.[HP6] Voldemort yakin bahwa dengan membunuh Snape maka Tongkat itu akan menjadi miliknya seutuhnya. Ia menyuruh Nagini untuk membunuh Snape, kemudian pergi ke Hogwarts. Ketika Snape sedang jatuh sekarat, ia memberikan Harry memorinya. Memori ini kemudian mengungkapkan bahwa Snape, sekalipun tidak sepenuhnya baik, adalah orang yang setia kepada Dumbledore, didorong oleh cinta seumur hidupnya kepada ibu Harry, Lily Potter. Dumbledore, yang hidupnya sudah tidak lama lagi akibat kutukan yang mengenainya dari Horcrux Cincin Gaunt, telah menyuruh Snape untuk membunuh Dumbledore bila perlu, untuk melindungi peranan Snape dalam Orde Phoenix dan juga untuk menggantikan Draco Malfoy yang ditugasi Voldemort untuk membunuh kepala sekolahnya. Adalah Snape juga yang mengirimkan Patronus Rusa betina yang mengantar Harry ke pedang Gryffindor. Memori itu juga mengungkapkan bahwa Harry sendiri adalah Horcrux — Voldemort tidak akan dapat dibunuh selama Harry masih hidup.

Pasrah akan nasibnya, Harry pergi seorang diri ke Hutan Terlarang di mana Voldemort telah menunggu. Dalam perjalan itu, Harry menemukan petunjuk dari Snitch, yang membuka dan di dalamnya terdapat Batu Kebangkitan. Harry memanggil arwah dari orang tuanya, Sirius Black dan Remus Lupin, yang menenangkan dan menemaninya ke tempat Voldemort. Ia kemudian membiarkan kutukan Voldemort, Avada Kedavra, mengenai dirinya. Harry terbangun di suatu tempat seperti di dunia lain dan tidak yakin apakah ia masih hidup atau sudah mati. Albus Dumbledore muncul dan menjelaskan bahwa bagian jiwa Voldemort yang berada di dalam diri Harry telah dihancurkan oleh kutukan pembunuh itu. Ia menjelaskan juga bahwa seperti Voldemort tidak dapat dibunuh sementara bagian jiwanya masih tersisa, maka Harry juga tidak dapat dibunuh sementara darahnya masih mengalir di tubuh Voldemort. Harry, yang berhasil "mengalahkan maut" dengan menyatukan ketiga Relikui Kematian, mendapat pilihan untuk "meninggalkan dunia" atau kembali hidup di dunia.
Harry memilih hidup kembali, tapi ia berpura-pura telah tewas. Voldemort menyuruh Hagrid untuk membawa Harry ke Hogwarts sebagai tanda kemenangan. Ketika pertempuran memanas kembali, Harry memakai Jubah Gaib. Neville menarik pedang Gryffindor dari Topi Seleksi dan berhasil memenggal kepala Nagini, menghancurkan Horcrux terakhir. Penduduk desa Hogsmeade, para Centaurus dari hutan, dan para peri rumah Hogwarts ikut dalam pertempuran melawan para Pelahap Maut, yang mulai berbalik kalah unggul dalam jumlah. Di dalam kastil, McGonagall, Kingsley, dan Slughorn berduel melawan Voldemort; sementara Ginny, Hermione, dan Luna melawan Bellatrix Lestrange. Ketika sebuah kutukan pembunuh hampir mengenai Ginny, Molly Weasley terjun ke pertempuran, mendorong para gadis menjauh, dan dengan sengit bertempur dengan Bellatrix. Ia berhasil membunuh Bellatrix dengan manteranya. Harry menampakkan dirinya kembali dan menantang Voldemort. Harry berhasil menyimpulkan bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Ketika Draco Malfoy melucuti Dumbledore di Menara Astronomi, Draco tanpa sadar telah menjadi pemilik Tongkat Elder; dan ketika Harry belakangan merebut tongkat Draco setelah mengalahkannya, ia sendiri menjadi pemilik baru yang sejati dari Tongkat Elder. Voldemort melemparkan Kutukan Pembunuh kepada Harry yang dilawan Harry dengan Mantera Pelucutan Senjata; namun Tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan berbalik membunuh Voldemort sendiri.
Setelah pertempuran berakhir, Harry mendatangi lukisan Dumbledore. Ia memberitahu bahwa ia akan menyimpan Jubah Gaib itu, tapi untuk mencegah ketiga Relikui Kematian itu bersatu kembali, Batu Kebangkitan akan dibiarkan di tempat ia terjatuh di Hutan Terlarang, dan Tongkat Elder akan dikembalikan ke makam Dumbledore. Jika Harry kelak meninggal tanpa terkalahkan, maka kekuatan Tongkat Elder akan padam seiring dengan kematiannya. Lukisan Dumbledore menganggukkan persetujuannya. Sebelum menempatkan Tongkat Elder kembali ke makam itu, Harry mempergunakannya untuk memperbaiki tongkat sihirnya sendiri yang patah, karena Harry merasa lebih nyaman menggunakan tongkat miliknya sendiri.

Sembilan belas tahun kemudian, Harry telah menikah dengan Ginny Weasley, dan mereka memiliki tiga anak bernama James Sirius, Albus Severus, dan Lily Luna. Ron dan Hermione juga menikah dan memiliki dua anak, Rose dan Hugo. Keluarga-keluarga itu bertemu di Stasiun King's Cross, di mana Albus akan memasuki tahun pertamanya bersekolah di Hogwarts. James, anak pertama mereka, sudah bersekolah di Hogwarts, sementara Lily baru akan masuk ke Hogwarts dua tahun kemudian.
Anak baptis Harry yang berumur sembilan belas tahun, Teddy Lupin, ditemukan berpapasan dengan Victoire Weasley (putri Bill dan Fleur) di salah satu kompartemen kereta. Teddy tampaknya sangat dekat dengan keluarga Potter, dengan perkataan Harry, "Ia sudah datang untuk makan malam bersama empat kali seminggu."
Harry juga melihat Draco Malfoy dan istrinya bersama putra mereka, Scorpius. Malfoy menganggukkan kepala singkat ke Harry, kemudian pergi.
Harry menenangkan Albus, yang khawatir akan masuk ke Slytherin. memberitahu bahwa Severus Snape, dari mana nama Severus diambil, adalah seorang Slytherin dan ia adalah orang yang paling berani yang pernah ditemuinya. Harry juga membocorkan bahwa Topi Seleksi akan mengikuti pilihan seseorang.
Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi dan berteman baik dengan Harry.
Buku ini diakhiri dengan pengungkapan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi selama sembilan belas tahun sejak Pangeran Kegelapan dikalahkan, dan semuanya berjalan dengan baik.

Sumber: Wikipedia